Perang Uhud 3 Kekalahan Akibat Kelalaian


Al-Ustadz Abu Muhammad Harits Abrar Thalib

Kemenangan yang sudah berada di depan mata dalam sekejap berubah menjadi kekalahan. Inilah keadaan kaum muslimin dalam peperangan Uhud. Kemenangan yang sudah hampir diraih berubah menjadi kekalahan disebabkan pasukan pemanah yang ditempatkan di atas bukit Uhud yang diperintah Rasulullah agar tidak bergerak ke mana-mana tidak mematuhi perintah tersebut. Akibat kelalaian ini, pasukan musyrikin memiliki kesempatan memukul balik pasukan muslimin. Read the rest of this entry

Iklan

Menggali Cinta Yang Terkubur


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه ، وبعد

Cinta memang indah dan nikmat untuk dibicarakan ataupun dirasakan. Ketika engkau jatuh cinta, dunia terasa indah dan berbunga-bunga. Namun, semua itu akan berubah tatkala engkau dapatkan orang yang engkau cintai ternyata tidak membalas cintamu. Sehingga, langit seakan runtuh. Dan engkau pun merasa jadi orang yang paling merana sedunia. Tapi apa benar, cinta cuma sebatas itu? Tentu tidak.

Mencintai dan dicintai adalah fitrah manusia. Siapa sih yang tidak suka dicintai? Dan siapa sih yang tidak ingin mencintai? Rasanya, manusia yang normal pasti menginginkan dua hal itu. Apalagi yang namanya manusia, keberadaan naluri mencintai dan dicintai ini sudah built-up anugerah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bisa engkau bayangkan bila seorang suami tidak mencintai istri dan anaknya, maka ia tak akan mau bersusah payah bekerja mencari nafkah. Begitu juga seorang ibu, tanpa cinta tak mau ia merasakan lelahnya mengandung sembilan bulan lamanya, sakitnya melahirkan dengan nyawa sebagai taruhannya, menyusui hingga dua tahun, dan mendidik serta membesarkan anak-anaknya. Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Read the rest of this entry

Bila Cinta Tak Berbalas


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه ، وبعد

“Afwan Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi. Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja. Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya”.

Amboi, bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh para pemuda? Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik khitbah kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci sang pemuda bertepuk sebelah tangan.

Ya, drama kehidupan menuju mahligai pelaminan memang beragam. Ada yang menjalaninya dengan amat mulus, tapi ada juga yang berliku penuh onak

Read the rest of this entry

Sex Education



بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه ، وبعد

Berbicara tentang kehidupan anak muda dewasa ini sungguh amat memprihatinkan, rasanya tidak cukup tinta ini untuk ditorehkan. Setiap kita menulis peristiwa anak muda, pada saat yang sama, terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita. Mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah Ta’ala. Seolah-olah, di kepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kesenangan semu dan sesaat.

Kasus-kasus penyimpangan seksual, khususnya yang dilakukan para remaja dari waktu kewaktu semakin mengkhawatirkan, sementara di masyarakat kita terjadi pergeseran nilai yang semakin jauh sehingga penyimpangan-penyimpanga

 

n seksual itu sepertinya sudah tidak terlalu dipersoalkan.

Realita yang ada pada generasi muda pada masa sekarang ini, secara mayoritas sedang terbuai dengan ribuan jaring kemungkaran modernisasi, seperti

Read the rest of this entry

DALIL-DALIL WAJIBNYA SHALAT BERJAMAAH DI MASJID



Wajibkah Shalat Lima Waktu Berjamaah ?

Shalat berjama’ah adalah termasuk dari sunnah (yaitu jalan dan petunjuknya) Rasulullah dan para shahabatnya. Rasulullah dan para shahabatnya selalu melaksanakannya, tidak pernah meninggalkannya kecuali jika ada ‘udzur yang syar’i.

Bahkan ketika Rasulullah sakit pun beliau tetap melaksanakan shalat berjama’ah di masjid dan ketika sakitnya semakin parah beliau memerintahkan Abu Bakar untuk mengimami para shahabatnya. Para shahabat pun bahkan ada yang dipapah oleh dua orang (karena sakit) untuk melaksanakan shalat berjama’ah di masjid.

Kalau kita membaca dan memperhatikan dengan sebaik-baiknya Al-Qur`an, As-Sunnah serta pendapat dan amalan salafush shalih maka kita akan mendapati bahwa dalil-dalil tersebut menjelaskan kepada kita akan wajibnya shalat berjama’ah di masjid.

Diantara dalil-dalil tersebut adalah:

1.  Perintah Allah Ta’ala untuk Ruku’ bersama orang-orang yang Ruku’

Read the rest of this entry

Persatuan adalah rahmat, Perpecahan adalah adzab


وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ. إِلَّا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ

“Jikalau Rabbmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabbmu dan untuk itulah Allah menciptakan mereka.” (Hud: 118-119)

Penjelasan mufradat ayat

لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً

“Dia menjadikan manusia umat yang satu.”
Kata ﭖ (umat) disebutkan dan terulang dalam Al-Qur’an dengan makna yang berbeda-beda. Makna-makna tersebut tidak terlepas dari salah satu makna berikut ini:
– Bermakna thaifah, yaitu jamaah (kelompok orang). Di antaranya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: Read the rest of this entry

Iblis terpaksa bertamu ke Rasulullah (bagian 2)


MANUSIA YANG MENJADI TEMAN IBLIS

Nabi lalu bertanya :

“Siapa temanmu wahai Iblis?”

“Pemakan riba.”

“Siapa sahabatmu?”

“Pezina.”

“Siapa teman tidurmu?”

“Pemabuk..”

“Siapa tamumu? ”

“Pencuri.”

“Siapa utusanmu?”

“Tukang sihir.”

“Apa yang membuatmu gembira?”

“Bersumpah dengan cerai.”

” Siapa kekasihmu? ”

” Orang yang meninggalkan shalat jumaat”

“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? ”

“orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

IBLIS TAK BERDAYA DIHADAPAN ORANG YANG IKHLAS Read the rest of this entry

Iblis terpaksa bertamu ke Rasulullah SAW (bagian 1)


Dari Muadz bin Jabal dari Ibnu Abbas. Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, Tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah.

” Wahai penghuni rumah. Bolehkah aku masuk ? Kalian akan membutuhkanku .”

Rasulullah bersabda, ” Tahukah kalian siapa yang memanggil ?”

Kami menjawab ,” Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan, ” Itu iblis. Laknat Allah bersamanya.

Umar bin Khattab lalu berkata,” Ijinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah.”

Nabi menahannya:” Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya. Sebab dia telah diperintahkan untuk ini. Pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: Pintu lalu dibuka. Ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda. Taringnya terlihat seperti taring babi. Bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata: ” Salam untukmu Muhammad…. salam untukmu para hadirin…”

Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad , aku datang ke sini bukan atas kemauanku. Namun karena terpaksa.”

“Siapa yang memaksamu? ” Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata : ” Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad bagaimana caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin ” Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Dan tidak ada sesuatu yang lebih besar menimpaku dari pada cacian musuh.

MANUSIA YANG PALING DIBENCI IBLIS

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, sia Read the rest of this entry

BAGINDA RASULULLAH S.A.W MENANGIS DI PADANG MAHSYAR


Dari Usman bin Affan bin Dahaak bin Muzahim daripada Abbas ra, bapa saudara Rasulullah SAW dari Rasulullah SAW telah bersabda :

“Aku adalah orang (manusia) yang paling awal dibangkitkan dari kubur (bumi) pada hari kiamat yang tiada kebanggaan. Bagiku ada syafaat pada hari kiamat yang tiada kemegahan. Bendera pujian di tanganku dan nabi-nabi keseluruhannya berada di bawah benderaku. Umatku adalah umat yang terbaik. Mereka adalah umat yang pertama dihisab sebelum umat yang lain. Ketika mereka bangkit dari kubur, mereka akan mengibas (membuang) tanah yang ada di atas kepala mereka. Mereka semua akan berkata : “Kami bersaksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan kami bersaksi bahawa Muhammad itu Rasulullah.Inilah yang telah dijanjikan oleh Allah Taala serta dibenarkan oleh para rasul.”

Ibnu Abbas ra berkata: “Orang yang pertama dibangkitkan dari kubur di hari kiamat ialah Muhammad SAW. Jibril as akan datang kepadanya bersama seekor Buraq. Israfil pula datang dengan membawa bersama bendera dan mahkota. Izrail pula datang dengan membawa bersamanya pakaian-pakaian syurga.”

Jibril as akan menyeru : “Wahai dunia! Di mana kubur Muhammad SAW?”

Bumi akan berkata : “Sesungguhnya, Tuhanku telah menjadikan aku hancur. Telah hilang segala lingkaran, tanda dan gunung-ganangku. Aku tidak tahu dimana kubur Muhammad SAW.”

Rasulullah SAW bersabda : “Lalu diangkatkan tiang-tiang dari cahaya dari kubur Nabi Muhammad SAW ke awan langit. Maka, empat malaikat berada di atas kubur.”

Israfil bersuara : “Wahai roh yang baik! Kembalilah ke tubuh yang baik!”

Maka, kubur terbelah dua. Pada seruan yang kedua pula, kubur mula terbongkar. Pada seruan yang ketiga, ketika Rasulullah SAW berdiri, baginda SAW telah membuang tanah di atas kepala dan janggut baginda SAW. Baginda SAW melihat kanan dan kiri. Baginda SAW dapati, tiada lagi bangunan. Baginda SAW menangis sehingga mengalir air matanya ke pipi.

Jibril as berkata kepadanya : “Bangun wahai Muhammad! Sesungguhnya kamu di sisi Allah Taala di tempat yang luas.”

Baginda SAW bertanya : “Kekasihku Jibril! Hari apakah ini?”

Jibril as menjawab : “Wahai Muhammad! Janganlah kamu takut! Inilah hari kiamat. Inilah hari kerugian dan penyesalan. Inilah hari pembentangan Allah Taala.”

Baginda SAW bersabda : “Kekasihku Jibril! Gembirakanlah aku!” Read the rest of this entry

PACARAN VS TA’ARUFAN


“Sulit untuk menjelaskan sesuatu yang sudah jelas”. Istilah pacaran adalah sebuah istilah yang sudah sangat akrab ditelinga serta lengket dalam pandangan mata.

Dan setiap kali istilah ini disebut maka yang terlintas dibenak kita adalah sepasang anak manusia terutama kawula muda dan para remaja yang lagi dilanda cinta dan mabuk asmara, saling mengungkapkan rasa sayang, cinta dan rindu yang kemudian akhirnya biduk ini akan menuju pada pantai pernikahan.

Inilah paling tidak anggapan dan harapan sebagian pelakunya. Namun ada satu hal yang banyak luput dari banyak kalangan bahwa segala sesuatu itu ada etika dan aturannya, kalau masuk terminal saja ada aturannya, akankah masalah cinta yang kata sebagian orang “suci” ini tanpa aturan?

Cinta Tabiat Anak Manusia : Jangan Dibunuh, Jangan pula Diumbar!

Allah Ta’ala berfirman :

“Dijadikan indah dalam pandangan manusia kecintaan pada apa-apa yang dia ingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup didunia. Dan disisi Alloh lah tempat kembali yang baik.” (QS. Ali Imran : 14) Read the rest of this entry